Tips Menyimpan Bahan Makanan

Bunda, banyak dari kita yang masih seenaknya saja menyimpan bahan makanan. Slup..semua diumpetin di kulkas, nggak mau tahu, mana yang bahan makanan awet mana yang nggak..hayo siapa tuh??..hehehe..

Ok deh bunda, tidak semua bahan makanan bisa disimpan dengan perlakuan yang sama lho… Lain bahan makanan lain pula penyimpanannya agar pas kita mau mengolahnya masih tetap segar..Agar kesegaran terjaga dan tidak hilang zat gizinya, cermati sifat dari bahan makanan tersebut. Mungkin tips-tips di bawah ini bisa membantu bunda semua.

1. Daging ayam dan daging sapi

    • Di Chiller(pendingin), bertahan selama 3-4 hari
    • Lebih lama, bekukan di freezer
    • Sebelum di simpan, cuci dulu, potong-potong sesuai kebutuhan
    • Bagi porsi untuk sekali masak
    • Simpan dalam wadah tertutup
    • Sebelum di simpan di freezer, simpan dulu di chiller, agar udara dingin merata ke seluruh daging, sehingga tidak membusuk di tengahnya.
    • Jika mau digunakan, pindahkan dulu dari freezer ke chiller semalaman, agar daging sudah tidak beku lagi dan masih segar saat di masak.

    2. Ikan dan Seafood

    • Bersihkan dulu ikan, keluarkan isi perut dan insangnya.
    • Bisa di kasih bumbu  dengan perasan air jeruk dan garam.
    • Rendam selama 5-10 menit, tirikan air dan darah kotornya.
    • Cuci di kran yang mengalir
    • Bungkus dalam kantong plastik
    • Simpan di freezer
    • Untuk udang dan ikan teri, buang kepalanya

    3. Telur

    • Bisa bertahan 4 minggu dari tanggal pembelian
    • Bila sudah bersih bisa langsung di simpan di lemari pendingin
    • Jika kotor, bersihkan dulu, cuci bersih, keringkan baru disimpan.

    4.  Susu dan Yoghurt

    • Simpan di Chiller dengan suhu 4-6 derajat celcius, agar bakteri yang bermanfaat untuk pencernaan bisa hidup
    • Jika sudah dibuka sebaiknya dikonsumsi 2-3 hari sejak tanggal dibuka, walaupun tanggal kadaluarsa masih lama.

    5. Keju

    • Bungkus dengan alumunium foil atau plastik yang kedap suara
    • Jauhkan dari bahan makanan yang berbumbu tajam karena akan diserap keju dan mempengaruhi rasanya.
    • Jika pnyimpanan benar, keju bisa di gunakan 2-4 bulan sejak tanggal pembelian.

    6. Sayuran

    • Pisahkan sayuran berdasarkan jenisnya, untuk membedakan perlakuan masing-masing jenis sayur
    • Untuk jenis bunga, pilih yang tekstur bunganya cantik dan tidak lembek.
    • Untuk jenis umbi-umbian, tekstur pilih yang keras namun bentuk tetap menarik.
    • Untuk bisa tahan lama simpan sayuran di lemari pendingin.
    • Bersihkan sayuran sebelum disimpan, gunakan kain basah. Buang yang kotor seperti pangkal daun bawang atau seledri yang masih di tempeli tanah.
    • Hindari mencuci sayuran dengan air, agar sayuran tidak membusuk
    • Mencuci sayur dilakukan sesaat sebelum sayur dimasak
    • Bungkus sayur dengan kantong plastik, simpan di dalam lemari es
    • Sayuran bisa bertahan selama satu minggu.
    • Hindari menyimpan kol dengan bahan makanan lain, karena gas dari kol dapat merusak sayuran
    • Untuk taoge, rebus dulu, tiriskan baru di masukkan ke kitchen paper, masukkan ke dalam plastik baru disimpan di kulkas.
    • Untuk jamur, hindari mencuci jamur sebelum disimpan dalam lemari es. Bungkus rapat dengan kitchen paper, bungkus plastik, baru disimpan
    • Untuk menyimpan sayuran hijau, tempatkan pangkal sayuran atau akar ke dalam wadah berisi air dan bungkus daunnya dengan plastik hitam

    7.  Buah-buahan

    • Pisahkan dulu berdasarkan jenis buahnya
    • Bersihkan buah dari pestisida, caranya lap dulu dengan kain yang bersih
    • Hindari mencuci langsung dengan air karena mempercepat pembusukan.
    • Simpan dalam wadah plastik yang ada ventilasi, kemudian simpan di lemari pendingin.
    • Cuci buah sesaat sebelum diolah/dimakan.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Caresland powered by WordPress
    -->